Bintang.... Aku Kangen Bintang!

Aku lihat bintang....

Bintang lihat aku...

jika aku lihat bintang... maka bintang lihat aku...

bahkan jika aku tak lihat bintang... bintang tetap lihat aku...

walaupun kini bintang semakin jauh karna terikat garis edar bersama bintang lain... bintang tetap lihat aku...

dan aku... masih berada pada posisiku semula...

Bintang lihat aku...

bintang pancarkan cahaya rindunya...

bintang ingin kembali dan hidup hanya tuk terangiku...

tapi bintang tak cukup kuat tuk lepas dari garis yang mengikatnya...

maka hingga hari ini...

bintang hanya bisa rindukanku dari jauh...

terus mencintaiku higga di akhir cahayanya...

Bintang...

aku akan terus menunggu bintang...

hingga usiaku tak lagi mampu menemaniku menunggu...

hingga arwahku terbang dan menjadi bintang tuk bertemu bintang...

Bintang... aku masih lihat bintang...!!

teruntuk, cahaya yang paling indah.... cahaya yang paling terang... cahaya yang paling kurindukan...

                            

Tolong Aku!!!

Aku hilang dari ragaku sendiri . . .
Pergi hilang entah ke mana . . .


Hatiku lumpuh tak lagi dapat rasakan udara yang berhembus . . .
Mataku buta tak lagi dapat melihat kebenaran . . .
Dan waktuku tlah habis tuk rasakan kehidupan . . .


Kebahagiaan hanya harapan . . .
Mimpi selamanya menjadi khayalan . . .
Aku hanya terus diam dan menerawangi kebisuan surga . . .


Langit, tolong aku . . !
Aku di cekam kegalauan kini . . .
Ia mengancam akan merenggut semua yang kumiliki jika aku salah memilih jalan di
lika-liku ilusi yang ia cipta . . .

yAn9 tAkKaN pErnAh pEnTin9..

kebingunganku hening di atas pedupaan tua . .
dan mentariku menangis di kolong tempat tidur . .

kedua mataku hilang mengejar semua yang tlah pergi dan kini aku hidup dalam kebutaanku . .

Jangan mau untuk hidup denganku, karna yang kupunya hanyalahkeperihan dan airmata . .
dan tak sedikitpun kebahagiaan kan kau peroleh . .
aku hanyalah ilusi di benakmu dan aku sesungguhnya tak pernah ada . .
karna aku tlah lama mati.

Aku hanyalah bayangan kesepian yang kan membuathati yang sepi semakin mati saat kutinggalkan pergi . .


Oh Bumi . . .
aku bukanlah untukmu . .
aku tak dapat hidup bersamamu dan merangkai keindahan realita . .
aku hanyalah penyamun mimpiu yang tak pernah dikenang . .
Aku hanyalah seseorang takkan pernah kau inginkan . .

Bumi . . .
aku bukanlah pilihan . .
dan selamanya aku takkan pernah pantas untukmu meski betapa aku mencintai . .

BUMI . .
LUPAKAN AKU . . . ! ! !

uNtiTLeD

hanya diam...
tak dapat berlaku apa-apa...
hanya jubah kepecundangan yang kupunya dan mimpi pun tlah retak oleh gelegar amarah Sang Dewa Halilintar...

hitam.... gelap.... bahkan begitu sunyi...
keadaan hatiku lebih menyeramkan dari pemakaman yang masih basah oleh airmata...

ntah apa gunanya kedua mata ini...
bila melihat cahaya saja keduanya tak mampu..
hanya dapat menembus cercah-cercah kesedihan yang dalam...
dan meninggalkan gurat pilu pada tanah yang yang kering...

aku beku...

aku dibekukan oleh kakunya kehidupanku...

dan aku selalu saja sendiri...

Redupku

aku galau

larikku pecah terhempas gemingan
limbung yang pekat

aku tak tau kini di mana aku mengarah

mataku sayu menatap semunya kehidupan.

kuhantarkan nyawa pada mimpi yang mati

kutapakkan kaki pada langkahku yang
patah

perlahan semua terbang...
lalu seketika jatuh poranda.


tertatih aku menggapai kehidupanku

sekelilingku sunyi

hanya ada riak pada kornea yang sendu

INGIN TERIAK RASANYA!!!!

tapi aku tak pernah bisa

suaraku tlah habis merengek pada malam
dan gemintang tetap saja diam

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Aku Padam.